Error
  • Error loading feed data

Layanan Terpadu Lewat Kerjasama Antar Perpustakaan

 

 

 

Harmoni, Jakarta - Informasi memegang peran penting di semua sektor kehidupan. Informasi telah menjadi komoditi utama dalam berbagai kegiatan pembanguan yang kini berjalan.Penyajian informasi yang cepat, tepat dan akurat tentunya dibutuhkan pada proses perencanaan, evaluasi, hingga pengambilan keputusan. Jadi, perlu institusi khusus yang menaungi penyediaan dan pengelolaan informasi. Dan perpustakaan merupakan lembaga yang tepat mengurusi hal tersebut.

Pernyataan diatas dikemukakan Ketua Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Ilmu Informasi dan Perpustakaan Indonesia (Aspika) Wina Erwina saat menjadi nara sumber Sosialisasi Perpustakaan di Gedung Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Jakarta, (4/6).

Lebih lanjut dikatakan Wina, penyediaan suatu informasi dalam perpustakaan menjadi tolak ukur dalam pengembangan perpustakaan tersebut. “Makin banyak informasi yang tersedia, makin mudah pihak-pihak yang berkepentingan mengambil kebijakan dan manfaat, ujar Wina. Tak hanya itu, dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mutlak disediakan agar pelayanan informasi bisa dilakukan dengan cepat, mudah, dan terukur.

Perpustakaan yang berada di tiap lembaga pemerintah dan non kementerian (LPNK) sudah semestinya menjalin kerjasama jaringan antar perpustakaan. Kerjasama tersebut dimaksudkan berbagi sumber daya yang saling menguntungkan untuk dikelola dan dikembangkan antara dua perpustakaan atau lebih. Aktivitas kerjasama antar perpustakaan menyasar, antara lain pertukaran koleksi dan SDM, pertukaran peran (interchange) dan kolaborasi antar perpustakaan.

Berkembangnya teknologi informasi, terutama dalam bidang komputer dan telekomunikasi, memungkinkan pelaksanaan kerjasama berjalan lebih cepat. lebih mudah bahkan mungkin lebih murah. Di berbagai ranah media teknologi komunikasi, mulai bertebaran sumber-sumber penyedia informasi berbasis elektronik dan internet. “Kerjasama antar perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atau user dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan,” imbuh Deputi Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Welmin Sunyi Ariningsih
.
Manfaat yang bisa diperoleh dari jaringan kerjasama perpustakaan, antara lain (1) pengembangan koleksi yang berkolaboratif agar tidak terjadi duplikasi atau redun dan sikoleksi yang tidak perlu, (2) tercipta koordinasi antar perpustakaan untuk melanggan (pengadaan e-resources), (3) melakukan peminjaman (document delivery service) antar perpustakaan, dan (4) membuka akses seluasnya pemanfaatan sumber informasi perpustakaan.

Sosialisasi Perpustakaan yang diselenggarakan Kemensetneg mengangkat topik “Membangun Layanan Perpustakaan Terpadu Melalui Kerjasama Antar Perpustakaan”. Seminar perpustakaan ini mempunyai tujuan agar termotivasinya para peserta seminar tentang pemahaman tentang pentingnya kerjasama   antar pengelola perpustakaan secara terpadu dan adanya kesamaan untuk mencapai tujuan yaitu dicapainya layanan prima kepada para anggotanya.

 

 

 

Link Terkait

Situs Resmi BPAD Provinsi Kepri

Situs Resmi PNRI

Situs Resmi ANRI

Katalog Online

Screenshot 2

Berita Natuna

Search

Tamu online

We have 2 guests and no members online

Jumlah Pengunjung

189411
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
125
128
549
187844
2570
3825
189411

Your IP: 54.158.52.166
Server Time: 2018-09-19 19:33:39
Go to top